Kamis, 13 Maret 2014

Berita Temen - Forbes Keliru Tentang Profesi Orang Terkaya di Dunia

Beritatemen - Forbes Keliru Tentang Profesi Orang Terkaya di Dunia

Agen Bola Online Terpercaya - Forbes Keliru Tentang Profesi Orang Terkaya
Agen Bola Bonus 100 %
Beritatemen - Setiap tahun majalah Forbes mengeluarkan daftar orang terkaya di dunia secara umum dan di Indonesia secara khusus, namun dari daftar tersebut nama-nama yang disebutkan sebagai orang kaya kebanyakan dinilai dari jumlah nilai saham yang dimilikinya, bukan kekayaan dalam arti jumlah uang tunai atau jumlah asset nyata (tanah, rumah, apartment, logam mulia dll) yang dimilikinya.

Hal ini terjadi karena saham mempunyai nilai intrinsik per lembarnya dan tercatat dalam pembukuan perusahaan, dan untuk perusahaan go public informasi tentang pemilik saham perusahaan dapat dengan mudah dilihat di internet. Walaupun mempunyai nilai intrinsik atrau nilai yang tertera, namun nilai saham bersifat fluktuatif, berubah-ubah dari hari ke hari, hari ini tinggi besok bisa rendah, begitu sebaliknya, sementara uang tunai dan asset nyata nyaris tak berubah nilainya.

Dari beberapa nama orang kaya yang dimuat di Forbes dan beberapa nama orang kaya yang tampak nyata dikehidupan sehari-hari, bisa dikelompokan pekerjaan apa saja yang bisa membuat orang menjadi kaya raya, yaitu :

1. Pengusaha/wiraswasta/entrepreneur
Wiraswasta adalah pekerjaan yang bisa membuat orang cepat kaya raya, apabila barang yang diproduksinya, dijualnya, mendapat respon bagus dari masyarakat, laku seperti kacang goreng, bahkan merupakan kebutuhan utama masyarakat banyak, misal : makanan, minuman, perumahan, pakaian, kendaraan, teknologi informasi dll

2. Makelar/broker/perantara
Pekerjaan ini juga menghasilkan keuntungan yang signifikan besarnya, dengan modal yang minimal. Semakin banyak penjual dan pembeli yang menginginkan suatu barang atau komoditi, broker tugasnya semakin ringan. Broker hanya mempertemukan keinginan penjual dan pembeli ke suatu barang, dengan harga yang sesuai. Semakin tinggi omset, maka komisi atau laba yang didapat broker semakin besar. Beberapa bidang usaha yang banyak melibatkan broker antara lain ; jual beli properti, saham, komoditi (minyak, batubara, gas, kelapa sawit, kopi, coklat dll).

3. Artis/Seniman/Atlet
Artis, seniman, dan atlet kelas dunia mempunyai penghasilan yang sangat tinggi, baik dari honor atau dari nilai kontrak iklan komersial atau dari pasangannya (kekasih/suami/istri) yang biasanya orang kaya raya juga. Semakin tenar sosok orang tersebut, semakin banyak pundi-pundi kekayaannya, baik berasal dari sumber yang terduga maupun sumber-sumber tak terduga. Contoh paling nyata, Angel Lelga, artis yang tidak terkenal saja bisa kaya raya, konon tas Hermesnya saja, seharga Rp 1 milyar.

4. Bandar Narkoba
Bandar narkoba menghasilkan uang dalam jumlah sangat besar karena sifat ketergantungan pengguna terhadap narkoba, maka narkoba akan selalu dicari, selama masih ada orang-orang yang menggunakannya. Tapi kebanyakan bandar narkoba, tak diketahui berapa jumlah kekayaan riilnya, karena mereka menyimpan uang dalam bentuk tunai, bahkan dalam suatu penggerebekan kartel narkoba di Meksiko, diketahui dalam satu ruangan besar markas kartel narkoba tersebut, isinya adalah tumpukan dollar yang sangat tinggi memenuhi ruangan tersebut, diperkirakan nilainyan 100 milyar USD.

5. Bandar Judi
Ada uangkapan klasik, tak ada orang kaya dari judi. Ungkapan ini benar adanya dan hanya berlaku bagi pemain judi saja. Jika pemain judi banyak kalah dan jatuh miskin, lalu siapa yang menang ? Dan kemana uang kekalahan mereka ? Uang kekalahan pemain judi gak kemana-mana, dan yang menang adalah bandar Judi, seperti pemilik kasino, bandar judi bola, bandar toto gelap, bandar judi koprok. Dll

6. Koruptor
Entah mengapa forbes tak pernah memasukan nama koruptor sebagai orang terkaya di dunia ataupun di Indonesia. Padahal koruptor banyak yang kaya raya dan hidup bergelimang harta. Contoh paling nyata, irjen pol Djoko Susilo. KPK sudah menyita 20 lebih asset-assetnya, berupa rumah, tanah, apartment, tempat usaha, SPBU, kendaraan roda 4, rekening koran dll. Itu baru yang ketahuan dan terdeteksi oleh KPK, desas desus yang beredar, hartanya jauh lebih besar dari itu. Ini baru koruptor polisi yang bintang 2, bagaimana koruptor polisi yang bintang 3 dan 4 ? Siap-siap saja tercengang. Sebagai bahan renungan, rekan-rekan bisa membayangkan berapa kekayaan mantan wakapolri Adang Daradjatun yang pernah maju dalam pilkada DKI Jakarta sebagai calon gubernur dari PKS. Menurut informasi dari karni Ilyas sewaktu acara ILC beberapa waktu lalu, modal seorang calon gubernur di pulau Jawa minimal Rp 200 milyar, apalagi di DKI Jakarta.

Berarti selama ini forbes keliru yah tentang profesi orang terkaya, baik di dunia maupun di Indonesia ?

0 komentar:

Posting Komentar